Minggu, 01 Februari 2015
OSCA Perdana :)
Alhamdulillah ujian OSCA pertama diberi kelancaran dan kemudahan. Hailnya pun tak terlalu mengecawakan. Yahh... walaupun belum bisa mendapatkan predikat A, tetapi ya Alhamdullillah syukuri saja. Karena ketika kita bersyukur, maka akan selalu bertambah nikmat tersebut. Namun, apabila kita bersyukur saja tidak bisa, yaa... pastinya kita akan dijauhkan dengan Nikmat-Nya. Hihihi... lagi dalil nih ceritanya. Bagi kalian yang merasa menjadi bagian dari mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan pasti nggak asing dong sama yang namanya ujian OSCA. Gimana mau asing coba ya, tiap semester aja kita harus menghadapi sama yang namanya 'OSCA'. Hehe.. mungkin itu ciri-cirinya anak kesehatan yah.
Kakak tingkat yang udah tingkat II atau tingkat III aja masih sering deg-degan, tegang, dan cemas ketika OSCA menghampiri. Bayangin deh apalagi kalo baru semester I. Temen-temen sih bilang mending ikut Ujian Nasional daripada Ujian OSCA .. hihi *.* sebegitu seremnya kah ? Mungkin dirasain seserim ini karena kita ujian masuk ruangan satu per satu, dan di situ sudah stand by dosen yang mau menguji.. waw . Selain dosen di situ juga ada orang yang pura-pura jadi pasien atau keluarga pasien. Dan kalau beruntung sih alat-alat yang buat praktik sudah disediain tiap ruangan. Tapi kalau lagi gak beruntung sih yaa kalian cari tuh alat-alat yang berfungsi untuk peragaan. :P
Setelah kalian masuk ruangan nih, kalian duduk di kursi yang udah disediain, tapi di situ jangan asal duduk aja yahh :D Jangan lupa ada selembar kertas yang isinya kasus / rekam medis si pasien. Nah loo kayaknya ribet banget yag. Tapi emang ribet sihh. Udah tegang, nah malah disuruh baca rekam medis lagi, yaa intinya kalian hanya butuh konsentrasi dan kecekatan kalian menangkap masalah yang dihadapi pasien. Kalau kalian udah jelas dan tau tindakan apa yang harus kalian lakukan, Maka Lakukanlah.. Yakin nggak usah gugup :D, gerakkan tanganmu sesuai perintah otakmu. Ingat... waktu terus berjalan tanpa henti.. :D. Nahh bersyukurlah ketika bel berbunyi kalian telah selesai melakukan tindakan, kalian bisa bernapas lega deh. Tapi kalau kalian belum selesai melakukan tindakan ke pasien, dan belpun tengah berbunyi :( kalian mau ga mau harus keluar dari ruangan dan pindah ke ruangan selanjutnya. Nah masalah seperti ini yang selalu bukin kita-kita mahasiswa keperawatan cemas dan bingung. Ketika cemas dan bingung saja kita harus berhadapan dengan kasus baru lagi dan harus melakukan tindakan lagi -_-
Tetapi alhamdulilah, pengalaman yang berkesan ketika ujian OSCA. walaupun belum memuaskan, aku bersyukur bisa melewati rangkaian ujian OSCA dan mendapat predikat lulus tiap prasat dengan rata-rata yang lumyan lah .. :) Semangat ! Masa mudamu harus kau penuhi dengan segelintir hal-hal baru yang harus kau ketahui. Fighting Dyah, karena ini baru awal ! :D
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar